Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Secret Admirer

Rani masuk dan melewati pintu gerbang sekolah SMA Garuda. Ia melihat ada tempat duduk seperti kursi taman di bawah pohon jambu yang masih berbunga. Ia berjalan kesana dan kemudian duduk. Dari sana, ia dapat melihat kakak kelas cowok nya sedang bermain basket. Satu orang yang ia lihat dengan mata kagum dan berbinar binar, Adam Mahesa. Ketua osis SMA  Garuda yang dipuja bagai seorang pangeran di negri dongeng. Rani memang baru seminggu di SMA Garuda, tapi ia sudah tau beberapa hal tentang Adam. seperti alamatnya, hobinya, dan kebiasaan ketika di sekolah. Padahal mereka belum pernah ngobrol. “hoi” “apaan sih far, ngagetin gue aja lo” “hahaha, sorry. Lagian lo ngapain sih disini? Kenapa ga langsung masuk kelas aja?” “males. Gue masih pengen disini” “mau ngapain sih disini?” “itu loh, itu” dia menunjuk adam dengan senyum senang “heh, itu lagi itu lagi”             Farah azira, teman pertama nya ketika masuk SMA Garu...

Diantara Kita?

“Han, gue duluan ya” “gak berangkat bareng ni?” “yaelah, lu kaga bilang sih kemaren. Bagas udah jemput gue tau” “ah. Yasudah lah” “jadi? Gapapa ni gue duluan?” “iyaadeh, gapapa” “haha. Oke, gua duluan ya. Bye jelek” “yaelah, elu” kata jihan sambil geleng geleng kepala dengan senyum yang terbingkai cantik dari bibir tipis nya ketika melihat kembaran nya lari keluar kamar sambil tertawa setelah mencibir jihan dengan kata ‘jelek,’ kata yang hampir setiap hari dikeluarkan adik kembarnya itu. Setelah itu, dia pergi ke depan jendela. Membuka gorden berwarna biru, warna kesukaan nya.  Dibalik gorden biru itu, jihan melihat Arman Bagaskara. Cowok multi talenta di sekolah, yang sekarang sedang menjemput adik kembar nya. Cemburu. Itulah yang dirasakan jihan hampir setiap pagi. Karna harus melihat cowok yang disayangi nya, berangkat sekolah bersama Aprilio Azirda yang amat sangat dia sayangi. Aprilio Azirda yang sudah bersama nya sejak dia masih di dalam rahim ibu nya. Jihan ...